Halaman

September 14, 2011

balada skripsi

Novida: uun, hau?
Novida: aku positif g bisa sidang bulan ini
pemberian_ku: why?
pemberian_ku: dosenku baru minta ku menemuinya besok
pemberian_ku: tapi kemaren udah setor
Novida: surat tugas dari fakultas belum turun. bu mirta blm resmi jadi pembimbingku. artinya, acc skripsi harus k dosen lama kalo mau september ini. dan tindakan itu berisiko
pemberian_ku: oh yah
pemberian_ku: kan mmg deadline pengumpulan skripsi yang baru masih bulan oktober
Novida: maksudnya?
pemberian_ku: salah
pemberian_ku: maksudku
pemberian_ku: K08
pemberian_ku: tapi ttp jangan putus asa man
pemberian_ku: yang penting skripsi cepet selesai
pemberian_ku: biar ngga ada tanggungan
pemberian_ku: ga kebawa pikiran lagi
Novida: btw, km jadi setor bab 1 aja tuh kmrn?
pemberian_ku: iyoh
Novida: aku semakin kasian sama orang tua. mungkin bukan aku yang harus dpt wejangan "sing sabar". . . tapi bapak ibuk ku
pemberian_ku: 22nya harus sabar
pemberian_ku: bagimanapun kamu juga yang ngerjain
pemberian_ku: juga harus sabar
pemberian_ku: yang nunggu juga sabar
pemberian_ku: tidak boleh menyerah man
pemberian_ku: be strong man
pemberian_ku: apapun yang terjadi
pemberian_ku: skrpsi kita harus ttp jalan
pemberian_ku:
Novida: dari kemarin aku g bisa ngerjakan. utek buntu. aku nangisan. dan sampai sekarang aku juga belum cerita sama orang tua soal ini
Novida: jadi mereka masih meyakini aku bisa sidang bulan september
pemberian_ku: tenangin dulu pikirannya
pemberian_ku: baru ntar jelasin sama orang tua
pemberian_ku: minta pada Allah
pemberian_ku: agar hati orang tua kita dilembutkan
Novida: amin
Novida: habis ini aku harus nemu kerjaan yang banyak duitnya, un
Novida: 2jt x 12 bulan itu 24 juta
Novida: itu hutangku
pemberian_ku: masyaAllah kamu hutang kesiapa itu?
pemberian_ku: hutang apa?
Novida: wong tuo
Novida: kan harusnya aku sudah lulus dan kerja tahun lalu
pemberian_ku: iya sama juga sih
pemberian_ku: aku juga hutang
pemberian_ku:
Novida: makanya, aku pgn cari uang sebulannya 5 juta. dalam satu tahun lunas kalo dibagi rata-rata untuk 2 tahun
pemberian_ku: semoga man bisa mendapat kerjaan yang seperti itu
pemberian_ku: amin
Novida: baiklah, harus lulus dulu. kamu kira2 sudah tuntas berapa persen skripsinya?
pemberian_ku: bab 2 ku tinggal moles
pemberian_ku: sudah tinggal ngedit
pemberian_ku: bab 3 ku jalan separo
pemberian_ku: tapi beberapa belum tak terjemahin
Novida: okelah
Novida: aku g berani pulang kalo belum sidang
pemberian_ku:
pemberian_ku: i understand
Novida: uun, aku merasa bodoh. . .
pemberian_ku: jangan ngerasa gitu
pemberian_ku: ga mesti juga orang yang lulus dari kita
pemberian_ku: lebih pinter
pemberian_ku: kalu aku lebih ngerasa dulu2 dan beberapa saat yang lalu
pemberian_ku: aku adalah orang yang ngga bertanggungjawab
Novida: mungkin itu kata yang lebih tepat
pemberian_ku: then i must change it
pemberian_ku: iyah
Novida: aku dr kemarin belum makan. g doyan
Novida: mungkin kayak gini y orang stress sampe kurus
pemberian_ku: kesadaran kita bahwa makan penting untuk menjaga kesehatan kita
pemberian_ku: itulah yang harus memaksa kita untuk makan
pemberian_ku: meskipun ngga doyan
pemberian_ku: meskipun perut ngga mau nerima
pemberian_ku: karena dengan sakit
pemberian_ku: skripsi malah jadi ga kepegang
pemberian_ku: ndang makan man
Novida: hehhe. iya
pemberian_ku:
pemberian_ku: udah makan?
Novida: belum. barusan kirim email k dosen
Novida: uun. . . . . sedemikian skripsi mengubah nasibku
pemberian_ku: itu tarbiyahnya
pemberian_ku: sekarang dan nanti kita akan temui hikmahnya
pemberian_ku: mungkin bagi Allah ini adalah proses yang kita butuhkan
pemberian_ku: sebagaimana orang2 yang hadir dalam kehidupan
pemberian_ku: kita
pemberian_ku: ada orang2 yang dikirim oleh Allah
pemberian_ku: untuk menyampaikan pesan-Nya
pemberian_ku: meskipun kita ngga suka
pemberian_ku: dijadikan sabar dan syukur
pemberian_ku: insyaAllah jadi pahala
pemberian_ku:
pemberian_ku: dan juga menjadi pelajaran bagi kita untuk berubah jadi lebih baik
pemberian_ku: tetap semangat
Novida: uun, mau jadi apa kita kalo selalu kalah dengan keadaan?
Novida: ini bukan dalam konteks pesimis ato menyesali nasib. . .
pemberian_ku: pandanglah struggle kita dengan skripsi sebagai proses kita mencapai kemenangan
pemberian_ku: mungkin Allah ingin menjadikan kita kedepan ngga lagi kalah dengan keadaan
pemberian_ku: husnudzon aja
pemberian_ku: sambil ttp berusaha sebaik mungkin
Novida: iya. soal hasil itu bukan tugas kita. yang penting proses
pemberian_ku: totally rait
Novida: aku makan dulu ya. ada semur jengkol. masakanku sendiri. tapi g tau gimana rasanya. ini pertama kali aku makan makanan betawi sunda itu. km mau?
pemberian_ku: hahay, ngga usah man
pemberian_ku: belum doyan
pemberian_ku: dan belum mau nyoba
pemberian_ku:
pemberian_ku: selamat makan
Novida: btw, berikutnya masih direncanakan rendang jengkol. mungkin kau akan berubah pikiran
pemberian_ku:
pemberian_ku: we'll see
Novida: aku tambahkan obrolan kita ini di blog-ku yah. biar bisa mengenang masa kegalauan akhir (semoga memang akhir untuk tema 'skripsi')
pemberian_ku: boleh
pemberian_ku:
pemberian_ku: aq off man
pemberian_ku:
Novida: siiiiip
pemberian_ku has signed out. (9/15/2011 12:35 PM)

Tidak ada komentar: